Selasa, 22 Oktober 2024
Webinar bersama Komunitas GCE Banten
Senin, 21 Oktober 2024
Berbagi, dan Berkolaborasi bersama Sahabat Teknologi Provinsi Banten Tahun 2024 (Group 1)
Seperti pada webinar berbagi dan berkolaborasi bersama Sahabat Teknologi Provinsi Banten yang telah dilangsungkan siang menjelang sore ini secara virtual dengan mengambil judul “Inovasi Pembelajaran Digital yang Kreatif dan Menyenangkan”. Webinar tersebut berlangsung dari pukul 15.00 hingga pukul 17.00 WIB yang dibuka oleh Bapak Arief Budiman, M.Pd sebagai Duta Teknologi Provinsi Banten 2018 dan selaku koordinator dari kelompok 1 webinar dimana yang menjadi Narasumbernya adalah Ibu Indah Lestari, Ibu Suci Mega Dian Sari, Ibu Nina Richi Napitupulu, Ibu Raden Nur Tsawaabit, Ibu Raden Roro Ani Wijaya Putri, dan saya sendiri, Amri Ramadhan.
Dalam webinar tersebut saya menjadi narasumber pertama dan mempresentasikan praktik baik yang telah saya laksanakan di kelas dengan judul “Merancang dan Mengimplementasikan Video Pembelajaran yang Menarik melalui Aplikasi Capcut dan Edpuzzle pada Mata Pelajaran Fisika”.
Sabtu, 19 Oktober 2024
Kuliah Umum PembaTIK 2024

Kuliah Umum PembaTIK Level 4 Tahun 2024, yang diselenggarakan secara daring pada 19 Oktober 2024, menekankan peran dan manfaat kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan. Acara ini mencakup beberapa sesi dengan pemateri ahli dan guru berprestasi, membahas strategi penerapan AI serta tantangan terkait penggunaannya di sekolah.
Sesi pertama dan kedua memberikan pemahaman tentang teknologi inti AI, seperti cloud computing, algoritma, dan data—ketiganya menjadi fondasi penting dalam pengembangan AI. Dr. Yudhistira Nugraha memaparkan bahwa pemanfaatan AI dapat mengembangkan keterampilan analitis siswa serta mendorong mereka berpikir kritis dalam menghadapi tantangan masa depan.
Webinar Pembelajaran Berbasis Teknologi
Saya dan 2 Sahabat Teknologi Banten (Ibu Nina dari SMPN 2 Kelapa Dua dan Ibu Tarra dari SDN Ciputat 07) berkolaborasi bekerja sama dengan Mahasiswa pascasarjana Unindra kelas B NRA yang sebagian besar berprofesi sebagai guru dan tenaga pendidik untuk menyelenggarakan Webinar Berbagi Praktik Baik Pembelajaran berbasis TIK.
Pada webinar ini kami mengundang ibu Margaretha Resi Kristiani, S.Pd., B.Sc. sebagai keynote speaker. Beliau adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMP SAINT JOHN, Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Jumat, 18 Oktober 2024
Implementasi Video Pembelajaran dengan Aplikasi Edpuzzle
Pada Level 3 Pembatik 2024 – Tahap Kreasi, saya telah membuat video pembelajaran sebagai bentuk karya inovatif yang dirancang untuk mendukung proses belajar mengajar. Video ini tidak hanya sekadar menyampaikan materi, tetapi juga bertujuan untuk memotivasi dan memudahkan siswa dalam memahami konsep dengan lebih menarik dan interaktif.
Selanjutnya, video pembelajaran ini saya implementasikan di kelas menggunakan platform e-learning Edpuzzle. Dengan menggunakan Edpuzzle, saya dapat menambahkan kuis interaktif dan pertanyaan langsung di dalam video, sehingga siswa tidak hanya menonton, tetapi juga ikut berpartisipasi aktif. Platform ini memungkinkan saya memantau perkembangan belajar siswa secara real-time dan mendapatkan umpan balik atas pemahaman mereka.
Kamis, 17 Oktober 2024
SINKRONUS PEMBATIK 2024 LEVEL 4 - Berbagi dan Berkolaborasi.
Pada siang hari ini, Kamis 17 Oktober 2024 kami untuk pertama kalinya saya bertemu secara sinkronous melalui ruang virtual dengan para sahabat teknologi Pembatik Level 4 Provinsi Banten untuk membahas rencana aksi / action plan yang akan kami laksanakan dalam rangka menyelesaikan tugas akhir PembaTIK level 4.
Rabu, 16 Oktober 2024
Bincang santai dengan rekan sejawat
Sekilas cerita setelah makan siang bersama dua orang guru di kantin sekolah, Pak Taufik, Pak Restu dan saya sendiri—duduk santai sambil menikmati kerupuk di toples. “Bagaimana pengalaman bapak-bapak guru menggunakan teknologi di kelas?” tanya Pak Taufik sambil merapikan rambutnya. Pak Restu tersenyum, “Alhamdulillah, lumayan lancar. Tadi saya pakai video interaktif waktu mengajar Bahasa Inggris. Anak-anak jadi lebih antusias karena mereka bisa langsung lihat rekonstruksi percakapan secara langsung.” Pak Taufik menimpali, “Kalau di kelas saya, pakai aplikasi kuis online. Kompetitif banget mereka, jadi lebih semangat jawab pertanyaan. Cuma, masalahnya tadi ada beberapa yang sinyalnya lemot.”












